6 Pantai Gunung Kidul yang Tidak Biasa, Wajib Dikunjungi!
SuaraYudha Wisata - Gunung Kidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan keindahan pantainya. Ada banyak pantai di Gunung Kidul yang menawarkan pesona alam yang memukau, mulai dari pantai berpasir putih, pantai berkarang, hingga pantai yang memiliki aktivitas seru. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa pantai di Gunung Kidul yang tidak biasa dan memiliki cerita unik? Berikut ini adalah lima rekomendasi pantai Gunung Kidul yang tidak biasa dan wajib dikunjungi!
1. Pantai Sadeng, Sisa Sungai Bengawan Solo Bermuara
Pantai Sadeng adalah pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunikan yaitu merupakan sisa dari muara Sungai Bengawan Solo yang pernah mengalir di sana. Sungai Bengawan Solo adalah sungai terpanjang di Pulau Jawa yang saat ini bermuara di Gresik, Jawa Timur. Namun, pada zaman dahulu, sungai ini bermuara di Pantai Sadeng. Hal ini terlihat dari adanya delta dan bukit-bukit pasir yang terbentuk di sekitar pantai. Pantai Sadeng juga merupakan pantai nelayan yang memiliki aktivitas perikanan yang ramai. Anda bisa melihat para nelayan yang berangkat dan pulang dari laut, serta membeli ikan segar yang ditawarkan di pasar ikan tradisional di pantai ini.
2. Pantai Baron, Melihat Pemandangan Lewat Mercusuar
Pantai Baron adalah pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunikan yaitu memiliki mercusuar yang berdiri di atas bukit karang di sebelah timur pantai. Mercusuar ini dibangun pada tahun 2014 oleh pemerintah kabupaten Gunung Kidul untuk membantu navigasi kapal-kapal yang melintasi Selat Sunda. Mercusuar ini memiliki tinggi sekitar 40 meter dan bisa dinaiki oleh pengunjung. Dari atas mercusuar, Anda bisa melihat pemandangan pantai Baron yang indah, serta pantai-pantai lain di sekitarnya seperti Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, dan Pantai Drini. Pantai Baron juga memiliki cerita unik yaitu konon menjadi tempat terdamparnya seorang bule sakti yang bernama Baron Sekeber. Baron Sekeber ini seorang bangsawan Belanda (ada juga yang bilang Spanyol atau Portugis) dengan ilmu kesaktian tinggi, bahkan pernah melawan Panembahan Senopati sang pendiri Kesultanan Mataram. Nah, pada tahun 1930-an pantai ini digunakan sebagai tempat persembunyian dan penyimpanan senjata oleh Belanda, namun belum banyak warga lokal yang tinggal di sekitarnya.
3. Pantai Timang, Kereta Gantung Sebrangi Laut Selatan
Pantai Timang adalah pantai yang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunikan yaitu memiliki kereta gantung yang digunakan untuk menyeberangi laut selatan menuju pulau karang yang berada di seberang pantai. Kereta gantung ini bukanlah kereta gantung modern yang dilengkapi dengan mesin dan kabel baja, melainkan kereta gantung tradisional yang terbuat dari kayu dan tali tambang. Kereta gantung ini awalnya digunakan oleh para nelayan untuk mencari lobster di pulau karang. Namun, kini kereta gantung ini menjadi salah satu daya tarik wisata yang menantang adrenalin. Anda bisa mencoba naik kereta gantung ini dengan membayar tiket seharga Rp 200.000 per orang. Anda akan merasakan sensasi menggantung di atas laut yang bergelombang dengan angin kencang yang berhembus. Jika Anda berhasil sampai di pulau karang, Anda bisa melihat pemandangan laut yang menakjubkan, serta mencicipi lobster segar yang ditawarkan oleh para nelayan.
4. Pantai Siung, Tawarkan Jalur Panjat Tebing
Pantai Siung adalah pantai yang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunikan yaitu memiliki jalur panjat tebing yang menantang. Jalur panjat tebing ini terletak di bukit karang yang berada di sebelah barat pantai. Jalur panjat tebing ini memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi, mulai dari yang mudah hingga yang sangat sulit. Jalur panjat tebing ini sudah diakui secara internasional dan menjadi salah satu tempat favorit para pecinta panjat tebing. Anda bisa mencoba panjat tebing di sini dengan membayar tiket seharga Rp 25.000 per orang. Anda juga harus membawa perlengkapan panjat tebing sendiri atau menyewanya di tempat. Jika Anda berhasil mencapai puncak bukit karang, Anda bisa melihat pemandangan pantai Siung yang eksotis, serta pantai-pantai lain di sekitarnya seperti Pantai Wediombo, Pantai Jogan, dan Pantai Nglambor.
5. Pantai Ngobaran, Vibes Bali
Pantai Ngobaran adalah pantai yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunikan yaitu memiliki nuansa Bali yang kental. Hal ini terlihat dari adanya pura, dan gapura yang berdiri di sekitar pantai. Pura yang ada di pantai ini bernama Pura Giri Selaka. Gapura yang ada di pantai ini bernama Gapura Ngobaran. yang merupakan pintu masuk menuju pantai. Pantai Ngobaran juga menawarkan pesona alam yang mempesona, dengan pasir putih, air laut biru, dan bebatuan karang yang indah. Anda bisa menikmati keindahan pantai ini sambil merasakan vibes Bali yang berbeda.
6. Pantai Jogan, Kombinasi Air Terjun dan Laut Biru
Pantai Jogan adalah pantai yang memiliki keistimewaan yaitu adanya air terjun yang langsung jatuh ke laut lepas. Anda bisa merasakan sensasi berendam di bawah guyuran air terjun sambil menikmati pemandangan laut yang biru. Pantai Jogan berada di antara Pantai Nglambor dan Pantai Siung di sisi timur, dan Pantai Timang di sisi sebelah barat. Untuk menuju pantai ini, anda harus melewati jalan berbatu yang cukup menantang. Harga tiket masuk pantai ini adalah Rp 4.000,- per orang, belum termasuk biaya parkir.
Itulah lima rekomendasi pantai Gunung Kidul yang tidak biasa dan memiliki cerita unik. Pantai-pantai ini bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang menarik dan berkesan bagi Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan liburan Anda ke pantai-pantai Gunung Kidul yang tidak biasa ini!.







IndiBiz (Bisnis)
Indihome
Tidak ada komentar