Header Ads

Iklan Mu

Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

SuaraYudha News - Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 di enam kapanewon, yaitu Karangmojo, Ngawen, Semin, Nglipar, Gedangsari, dan Patuk pada 22-23 Januari 2024. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan arahan dan harapan untuk pembangunan desa di Gunungkidul.

Sunaryanta menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengusulkan program kerja terbaik di masing-masing kapanewon. Ia juga meminta kapanewon untuk menyusun rencana kerja sesuai dengan keadaan nyata masyarakat dan tujuh sasaran strategis pembangunan kabupaten, seperti pengurangan kemiskinan, peningkatan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan lain-lain.

Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

Salah satu program unggulan yang diusung oleh Sunaryanta adalah pembangunan smart village atau desa cerdas. Smart village adalah desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam berbagai aspek pembangunan desa. Smart village diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pedesaan, baik wisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maupun sumber daya manusia (SDM).

"Smart village adalah pembangunan desa yang berbasis penerapan teknologi tepat guna. Dengan penerapan teknologi ini diharapkan desa bisa melakukan berbagai capaian terobosan sehingga memenuhi kualifikasi untuk masuk kategori Desa Mandiri," ujar Sunaryanta.
Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

Untuk mewujudkan smart village, Sunaryanta akan berkolaborasi dengan konsep smart city yang telah diterapkan di beberapa kota besar. Ia juga akan meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera memfasilitasi pembangunan smart village dengan harapan semua potensi masing-masing wilayah dapat segera terangkat.

"Globalisasi masyarakat kita dorong melakukan promosi atau branding masing-masing desa ini dapat segera dilaksanakan," paparnya.

Sunaryanta juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam ikut membangun Gunungkidul bersama-sama. Ia menegaskan bahwa maju tidaknya Gunungkidul menjadi tanggung jawab bersama baik masyarakat dan pemerintah. Ia berharap dengan adanya fasilitas kesehatan, sekolah, dan fasilitas lain yang sudah ada, peningkatan ekonomi dapat hadir di tengah masyarakat.

Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

Sementara itu, Panewu Kapanewon Ngawen, Sugito, mengatakan bahwa sebagai wilayah yang berada di pintu gerbang wilayah utara, pihaknya akan fokus pada program peningkatan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Ia menyebutkan bahwa program peternakan, perikanan, pengentasan pengangguran, dan peningkatan perekonomian masih menjadi program utama di kapanewonnya.

Bupati Gunungkidul Dorong Pembangunan Smart Village di Tahun 2025

Musrenbang RKPD Tahun 2025 merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Musrenbang melibatkan partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, akademisi, maupun swasta. Hasil dari Musrenbang akan menjadi acuan dalam penyusunan RKPD Tahun 2025 yang nantinya akan disahkan oleh DPRD.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.