Header Ads

Iklan Mu

Taman Budaya Embung Giwangan, Destinasi Wisata Baru di Yogya yang Menawarkan Keindahan dan Kekayaan Budaya

Taman Budaya Embung Giwangan, Destinasi Wisata Baru di Yogya yang Menawarkan Keindahan dan Kekayaan Budaya

SuaraYudha News - Yogyakarta, kota yang terkenal dengan sejarah, budaya, dan kuliner khasnya, kini memiliki destinasi wisata baru yang tak kalah menarik. Taman Budaya Embung Giwangan, yang berlokasi di sisi selatan kota, adalah sebuah taman yang menggabungkan keindahan alam, seni, dan teknologi.

Taman Budaya Embung Giwangan dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar, yang sebelumnya merupakan embung atau waduk buatan yang berfungsi sebagai konservasi air. Embung ini memiliki volume tampungan 9.210 meter kubik dan luas genangan 4,123 meter persegi. Sumber air embung ini berasal dari air hujan dan sungai Tekik.

Namun, embung ini tidak hanya sekadar tempat menampung air, melainkan juga menjadi pusat kegiatan seni budaya masyarakat. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas yang menarik dan unik, seperti:

  • Gedung Entrance, yang merupakan pintu masuk ke kawasan taman. Di gedung ini, terdapat mini galeri yang menampilkan berbagai produk seni budaya, seperti kerajinan, lukisan, patung, dan lain-lain.
  • Panggung Terbuka atau Amphitheater, yang merupakan tempat pentas seni yang berkapasitas 500 penonton. Di sini, pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan seni, seperti tari, musik, teater, dan lain-lain. Panggung ini juga terapung di atas air, sehingga menambah kesan dramatis dan artistik.
  • Grha Budaya, yang merupakan gedung multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti ruang pameran, ruang meeting, ruang workshop, dan lain-lain. Gedung ini juga dilengkapi dengan teknologi informasi dan animasi, sehingga dapat menampilkan berbagai informasi dan edukasi tentang budaya Yogyakarta secara interaktif dan menarik.
  • Jogging Track, Toilet, Musala, dan Fasilitas Pedagang, yang merupakan fasilitas penunjang yang dapat memenuhi kebutuhan dan kenyamanan pengunjung.

Taman Budaya Embung Giwangan diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang mampu menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk berkunjung ke Yogyakarta. Selain itu, taman ini juga diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun budaya, serta menjadi daya ungkit aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya di Kota Yogyakarta bagian Selatan.

Taman Budaya Embung Giwangan merupakan bagian dari proyek Taman Pintar II, yang merupakan pengembangan dari Taman Pintar I yang sudah ada di Yogyakarta. Jika Taman Pintar I menjadi wisata keilmuan berbasis teoritis, maka Taman Pintar II menjadi wisata budaya berbasis air.

Proyek ini dibiayai oleh Dana Keistimewaan (Danais) DIY, dan diproyeksikan beroperasi penuh pada tahun 2024 mendatang. Saat ini, pembangunan beberapa fasilitas penunjang masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.